Start here

“Suara Paling Keras Yang Pernah Anda Dengar Adalah Suara Anda Sendiri.”

change_mind-280x300

Bicara sendiri membesarkan kita atau mengecilkan kita, mendukung kita atau menyabotase kita. Bicara sendiri bisa memberi kita tanda Mulai Sekarang untuk melakukan pekerjaan besar, atau menginstruksikan kita untuk “menarik tali kendali” sehingga upaya-upaya kita berkurang.

So Keep Positif…

 

Aristoteles Choudhury

Dalam penelitian yang dilakukan Profesor Albert Mehrabian

Components of Communication

 

Dalam penelitian yang dilakukan Profesor Albert Mehrabian  yang telah dikutip melalui berbagai seminar di berbagai belahan dunia dan dikenal dengan Hukum 7%-38%-55%, mengemukakan rahasia keberhasilan dalam berkomunikasi ditentukan dari:

7% dari pesan yang berkaitan dengan perasaan dan sikap dalam kata-kata yang diucapkan.

38% dari pesan yang berkaitan dengan perasaan dan sikap yang paralinguistik (cara bahwa kata-kata yang dikatakan).

55% dari pesan yang berkaitan dengan perasaan dan sikap dalam ekspresi wajah.

Berdasarkan penelitian diatas, dapatkah kita simpulkan bahwa orang hanya mengingat 7% apa yang Anda katakan vs 93% bagaimana Anda mengatakannya dan apa yang mereka rasakan ketika Anda mengatakannya.

Beberapa orang mungkin ‘dapat menghabiskan banyak waktu untuk mencari kata yang tepat tetapi gagal memperhatikan hal-hal vital yang menjamin sukses mereka, apakah pemilihan kata-kata yang tepat dalam berkomunikasi sangat mempengaruhi keberhasilan dalam berkomunikasi?  Orang yang kita ajak berkomunikasi tidak hanya terkesan oleh kata-kata yang kita ucapkan, mereka terkesan dengan intonasi, ekspresi wajah dan gesture tubuh kita, apakah selaras dengan apa yang kita ucapkan.

Suara dan ekspresi tubuh kita mempunyai pengaruh besar terhadap pendengar, sementara pilihan kata yang diucapkan tidak terlalu berpengaruh terhadap pendengar. Pendengar cenderung melupakan kata-kata, kecuali beberapa hal yang sangat berarti dan menarik perhatiannya. Sebaliknya, pendengar mengingat cara kita memperlakukan mereka dan bagaimana kita berbicara dan bertindak.

Kedua elemen non verbal tersebut menjadi sangat penting dalam mengkomunikasikan perasaan dan sikap, khususnya ketika terjadi ketidakselarasan: jika kata dan ekspresi tubuh tidak sesuai, maka orang akan lebih condong percaya pada ekspresi tubuh.

Sebelum kita membuka mulut, orang yang kita ajak berkomunikasi seringkali telah membuat beberapa asumsi tentang Anda berdasarkan pengalaman dan prasangka mereka, dan Anda akan mendapatkan nilai plus dan minus.

Anda tidak pernah memiliki kesempatan kedua untuk membuat kesan pertama, jadi apakah Anda memasuki sebuah ruangan untuk suatu negosiasi, bertemu klien, atau sebuah rapat resmi maupun tidak resmi, orang-orang disekitar Anda akan menilai Anda begitu mereka dapat melihat Anda.

Sudut Pandang NLP

images (5)Ada ilustrasi yang sangat populer yang mungkin kita sudah sering tahu,lihat, dengar mengenai sudut pandang, Jika dilihat sekilas, gelas disebelah ini tak bermakna. Hanya sebuah gelas yang berisikan air. Untuk seseorang yang sedang haus pun, rasanya jumlah itu terlalu sedikit untuk mengobati dahaga. Gelas bening dengan air yang juga transparan di dalamnya. Jika seseorang bertanya kepada Anda apakah gelas Anda disebelah setengah penuh atau setengah kosong? Setengah Isi, setengah kosong keduanya benar, semua tergantung dari cara kita memandang.  Kita masing-masing melihat kebenaran dan realitas dari perspektif kita sendiri. Orang lain melihatnya dari perspektif yang berbeda, yaitu perspektif mereka.

Begitu juga dalam komunikasi, untuk memahami seseorang kita perlu melihat dari sudut pandang yang berbeda, seperti berlian akan memperlihatkan kilauan yang mempesona dari berbagai sisi. Setiap orang tidak bisa mempersepsikan berlian tersebut sebagai sebuah keseluruhan apabila hanya melihat dari satu sisi, yang mana hanya akan merefleksikan salah satu sisi dari berlian tersebut saja. Kita cenderung mengumpulkan informasi yang mendukung keyakinan kita hanya melihat dari satu sisi, apakah ini benar atau salah?

Dalam ilmu NLP, dikenal presuposisi yang dapat kita gunakan untuk memahami dan melihat dari sudut pandang yang berbeda adalah sebagai berikut :

Peta Tidak Mewakili Daerah Yang Sebenarnya

Pernahkan Anda melihat peta yang menggambarkan lokasi tempat tinggal Anda dan Apakah lokasi tempat tinggal Anda yang ada di peta sama dengan tempat tinggal Anda saat ini?

Peta bukanlah wilayah yang sebenarnya. Ini adalah prinsip dasar NLP. Peta memang menggambarkan suatu wilayah, tetapi bukan wilayah itu sendiri. Makin besar peta seseorang, makin besar makna yang dapat diartikan. Apa yang kita pikirkan, bukanlah kejadian yang sebenarnya, karena apa yang kita pikirkan sudah dipengaruhi oleh persepsi atau pemaknaan dari diri kita terhadap hal tersebut. Dengan demikian, peta yang paling baik adalah peta yang paling menggambarkan wilayah yang dimaksudkannya. Misalnya saja, saya mengatakan kepada Anda, tolong Ambilkan saya pisau. Apa yang muncul dalam pikiran Anda setelah mendengar kata “pisau”? Apakah kosa kata “pisau” dipikiran saya sama dengan kosa kata “pisau” dipikiran Anda? Apakah anda terbayang pisau dapur dengan pegangan berwarna hitam, coklat, atau pisau buah, atau pisau golok, bahkan ada yang membayangkan pisau roti. Bisa kita lihat, kata “pisau” kosa kata setiap orang berbeda, semua tergantung dari pengalaman dan sudut pandang memandang setiap pribadi.

Penggambaran peta selalu dipengaruhi sudut pandang dari orang yang menggambarkannya. Itu yang menyebabkan respon setiap orang terhadap satu kejadian akan berbeda, karena dipengaruhi oleh pemaknaan yang berbeda terhadap situasi tersebut. Apa yang kita ketahui belum tentu sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Begitu pula jika orang lain mencoba menilai kita, mereka juga tidak tahu keadaan yang sebenarnya tentang diri kita. Masing-masing orang memiliki persepsi yang berbeda mengenai suatu hal, memberi pemaknaan yang berbeda, sehingga akan memberikan respon yang berbeda pula.

Menghormati Cara Setiap Pribadi Membentuk Dunianya.

“Kehidupan kita adalah yang dihasilkan oleh pikiran kita”. Epictetus

Menghargai model dunia yang dimiliki oleh orang lain, memungkinkan kita untuk lebih terbuka dalam memahami, mendengar, mendukung, merespon orang lain.

Setiap manusia memiliki dunianya sendiri yang dibangun oleh nilai-nilai dan kepercayaan yang melatarbelakangi dari setiap perilakunya, jika kita mau memahami seseorang, terlebih dahulu kita memahami struktur dari sudut pandang orang tersebut melihat.

Seperti halnya cerita berikut ini : Pada awalnya, Silvy adalah anak tunggal dari keluarga yang kaya raya, Silvy masih belia sewaktu Perang Dunia II, sampai keluarganya yang kaya raya kehilangan segalanya. Bahkan  Silvy dan kedua orangtuanya tidak punya cukup makanan untuk dimakan, sampai suatu ketika ibu Silvy meninggal dunia karena kelaparan. Ayah Silvy adalah pekerja keras yang sangat tangguh, sampai akhirnya sedikit demi sedikit keluarga ini mulai berjaya kembali. Saat ini Silvy, di usia 80 tahunan merupakan salah satu orang yang terkaya di kotanya. Meskipun demikian Silvy dapat membeli apapun yang diinginkannya, namun ia tidak melakukannya. Ia menabung untuk masa-masa darurat. Ketika Silvy  makan siang di restoran, ia selalu mengisi tasnya dengan roti gratisan dan saku di bajunya dengan permen dari meja yang boleh diambil bebas. Meskipun ia dapat membeli semua roti yang diinginkannya dan tidak makan permen. Mengapa Silvy berbuat seolah-olah dirinya sangat miskin ketika sesungguhnyadirinya punya banyak uang? Dirinya masih berpikir sebagai orang miskin dan hal ini mempengaruhi bagaimana dirinya menjalani kehidupan dan berkomunikasi dengan orang lain.

Dari cerita diatas dapat disimpulkan bahwa, setiap orang memiliki dunianya sendiri, dan kitapun sebaiknya menghormati cara orang lain dalam membentuk dunianya.

Selalu Ada Niat Positif Di Balik Setiap Perilaku.

Aristoteles mengatakan, “Setiap pengetahuan dan pencarian, sebagaimana setiap tindakan dan usaha, bertujuan pada suatu kebaikan.”

Sebuah perilaku selalu berharga di suatu tempat pada suatu waktu. Misalnya, Kemarahan berguna ketika seseorang sedang diserang. Kemarahan luar konteks mungkin merupakan upaya untuk mendapatkan orang untuk mengerti.

Hal lainnya adalah ada seorang gadis PSK bernama Reza yang rela menjalani kehidupan malam, apabila ditelusuri lebih dalam, tenyata gadis ini terpaksa melakukan hal tersebut karena tidak memiliki keahlian yang lain, hanya dia mengingat ibunya yang sedang menderita sakit di desa, jadi setiap bulan gadis ini mengirimkan uang untuk ibunya berobat dengan menjalani profesi sebagai wanita hiburan malam.

Contoh lainnya, Pak Adi ketahuan mencuri, setelah ditelusuri, tenyata anaknya sedang sakit dan membutuhkan biaya pengobatan yang cukup besar, karena keterbatasan ekonomi Pak Adi membuat dia melakukan hal tersebut, walau niatnya untuk mencari uang buat pengobatan anaknya.

Secara perilaku diatas mungkin kita anggap negatif sebelum kita telusuri, tetapi apabila kita sudah telusuri kita mengetahui bahwa kita pisahkan terlebih dahulu antara perilaku dengan pribadi seseorang. Perilakunya yang perlu kita jauhi, tetapi pribadi orang tersebut melakukan hal tersebut memiliki niat yang positif.

Anda Berbicara Belum Tentu Berkomunikasi

can telephones

Jika orang lain tidak mendengarkan, apa pula gunanya kita berbicara? Kita mungkin berbicara dengan baik, tetapi apakah yang kita komunikasikan dimengerti oleh orang lain? Apakah kita menggunakan kata yang tepat ketika berbicara? Dan Apakah komunikasi kita selama ini tepat sasaran? Atau Apakah ketika kita berbicara orang tidak mendengarkan apa yang kita ucapkan?

Anda tidak bisa tidak berkomunikasi,

Sehingga komunikasi merupakan bagian terpenting dari kehidupan kita, baik itu komunikasi verbal atau nonverbal, simbol, tulisan, semua sangat penting peranannya bagi kesuksesan untuk mencapai banyak tujuan dan ambisi.

Perbaiki cara berkomunikasi Anda sedikit saja. Semoga ini tidak merusak keberuntungan Anda. William Shakespeare.

Kabar baiknya adalah komunikasi hanyalah permainan pikiran, baik atau tidaknya suatu komunikasi tergantung siapa yang memainkannya. Untuk memainkannya di butuhkan keterampilan, dan kabar baiknya adalah keterampilan tersebut dapat di pelajari dan bisa kita gunakan.

“Jika saya punya waktu delapan jam untuk menebang sebuah pohon, saya akan menghabiskan enam jam untuk mengasah kapak saya”.  Abraham Lincoln

Setelah Anda mempraktekan apa yang tertulis di dalam buku ini dengan sungguh-sungguh dan menerapkan teknik-teknik yang ada, meskipun tidak sesederhana itu, otomatis akan mengembangkan keterampilan Anda dan juga pemahanan Anda dalam berkomunikasi, proses komunikasi, diri Anda, dan orang lain, sehingga Anda akan mengerti dan dapat menerapkan komunikasi Anda menjadi sangat elegan dan sangat mahir.

“Setiap manusia menandai dirinya dengan  nilai-nilainya, manusia menjadi besar atau kecil oleh kemauannya sendiri”. Friedrich Von Schiller

Salah satu Presuppositions of NLP menuliskan The Meaning of a Communication is The Response You Get. Makna komunikasi dinilai dari respon yang didapat. Ini adalah salah satu pengandaian yang paling penting dalam NLP. Titik komunikasi adalah untuk mendapatkan suatu hasil. Komunikator yang efektif bukanlah seseorang dengan baik dalam penyampaian bahasa, tetapi adalah seseorang yang mendapat respon.

Kadangkala kita berpikir bahwa jika seseorang salah memahami kita ada sesuatu yang salah dengan dia. Kedua perilaku verbal dan non-verbal memicu respons pada orang lain.

Berdasarkan teori komunikasi, Proses komunikasi adalah bagaimana komunikator menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya. Apabila tidak terjadi suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikator berarti kita gagal dalam komunikasi. Hal ini seringkali terjadi, sehingga muncullah kesalahpahaman dalam berkomunikasi, sehingga kadangkala kita berbicara tetapi proses komunikasi tidak terjadi. Penghambat terbesar dalam proses komunikasi ini adalah kurangnya pemahaman antar pribadi.

Prinsip terpenting dalam berkomunikasi adalah pemahaman, dimana kita tidak hanya ingin dipahami oleh orang lain tetapi memahami terlebih dahulu orang lain sebelum berkomunikasi.

“Pahami mengenai prinsip memahami baru Anda akan paham bagaimana memahami orang lain.”

Memahami adalah sebuah cara, sedangkan dipahami adalah sebuah pencapaian. Ketika kita mampu memahami orang lain, otomatis kita akan dipahami oleh orang lain.

Lebih baik untuk memahami sedikit daripada salah mengerti banyak. – Anatole France

Ketika kita mulai memahami orang lain, kita akan menyadari bahwa sudut pandang kita sebagai manusia terbatas yang mengakibatkan kita melihat hanya dari sudut pandang kita saja.

 

– Aristoteles Choudhury-

Communication is a Mind Game Learn How to Play it Well

mindgame2

“Baik atau tidaknya suatu komunikasi tergantung siapa yang memainkannya.  “ Aristoteles Choudhury

Semua yang kita pikirkan dan komunikasikan hanyalah sebatas permainan Mindset

Seperti saat kita bermain game, kita dapat memenangkan permainan ataupun game over tergantung bagaimana kita bermain.

Semakin kita sering bermain game, maka semakin mahirlah kita bermain game, sama halnya dengan berkomunikasi, semakin kita sering menggunakannyam semakin mahirlah kita melakukannya.

Seorang yang ahli dalam berkomunikasi bukan seseorang yang bisa berkomunikasi tetapi bukan bisa atau tidak bisa melainkan siapa yang mau atau tidak mau, kalau kita mau kita pasti bisa, sama halnya dengan bermain game, tidak semua yang ahli dalam bermain game mengawali permainannya dengan bisa tetapi semua dimulai dari mau mencoba dan pantang menyerah.

Semua diawali dengan mulailah melangkah untuk menetapkan niat BISA

Apakah kita terjebak dalam Permainan Pikiran yang kita buat sendiri?

Sama halnya dengan bermain game, ketika kita mulai bermain, kita perlu memahami pola dari game tersebut, begitu juga dengan komunikasi, ketika kita berkomunikasi, kita perlu memahami rekan bicara kita.

Semua hanyalah sebatas permainan Mindset

Percayakah Anda, ketika kita melangkah untuk ke kanan atau ke kiri semua ditentukan oleh pikiran kita

People will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how you made them feel

“People will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how you made them feel.” @aristotelesquotes #kalimatbijak #katabijak #aristotelesquotes #aristotelesquote #aristoteles #aristotelesleopold #aristotelesleopoldchoudhury #SalesQuote #SalesQuotes #MarketingQuote #MarketingQuotes #QuotesofTheDay #Quoteoflife #PropertyQuotes #PropertyQuote #Properti #PropertiQuotes #SalesProperty #SalesProperti #MarketingProperty #KSMPI #DHAJayaProperty #Wisdom #WisdomSeries #Motivational #motivationalquotes #motivationalquoteoftheday

Kalau Semangat Bisa Dimunculkan Kapan Saja Kenapa Tidak Sekarang?


Kalau Semangat Bisa Dimunculkan Kapan Saja Kenapa Tidak Sekarang? @AristotelesQuotes


Aristoteles Leopold Cornellis Djara Choudhury

Gigitan Dua Buah Apel

Seorang anak kecil memegang dua buah apel di kedua tangannya.

Ibunya datang mendekat, sambil tersenyum kemudian bertanya “Sayang.., boleh Mama minta satu?”

Si anak memandang ibunya beberapa detik, kemudian dengαn cepat menggigit kedua apelnya, bergantian …

Si ibu berusaha menyembunyikan kekecewaannya, senyumnya telanjur luntur dari wajah nya…

Sampai kemudian si anak menyodorkan salah satu apel yang telah digigitnya tadi kepada ibunya.

Dengan sukacita dαn senyum ceria dia berkata : “Ini untuk Ibu, yang ini LEBIH MANIS”

Hening.. ternyata anak ingin memberikan yg terbaik buat ibunya….makanya si anak memastikannya

Tidak ada kata2 yg terucap dari bibir ibunya, kecuali senyum dan bola matanya yang berkaca-kaca….tak terasa mengalir air matanya

Siapapun Anda, 
seberapapun pengalaman & pengetahuan Anda, jangan tergesa-gesa menilai seseorang, siapapun dia. Bersabarlah…

Janganlah kamu menghakimi, supaya kamupun tidak akan dihakimi….
Tetaplah menjadi orang yg sabar dan bijaksana.

Ular dan Gergaji

Seekor ular cobra memasuki gudang tempat bekerja tukang kayu yg sdh pulang utk istirahat, sudah menjadi kebiasaan tukang kayu membiarkan sebagian peralatan kerjanya berserakan tanpa merapikannya, ketika ular masuk kedalam gudang tanpa sengaja merayap diatas gergaji.
Tajamnnya mata gergaji menyebabkan perut si ular terluka tetapi ular beranggapan gergaji itu menyerangnya, ular pun membalas dengan mematok gergaji itu berkali-kali, serangan itu mengakibatkan luka parah dibagian mulutnya.
Marah dan putus asa si ular mengerahkan kemampuannya, jurus terakhir untuk mengalahkan musuhnya ular pun membelit kuat gergaji itu maka tubuhnya pun terluka amat parah dan akhirnya ular pun mati.

Terkadang disaat kita marah kita begitu ingin melukai orang lain, tetapi sesungguhnya tanpa kita sadari yang dilukai adalah diri kita sendiri. Mengapa? Karena perkataan dan perbuatan disaat marah adalah perkataan dan perbuatan yang biasanya akan kita sesali dikemudian hari…

Musuh terbesar dalam hidup kita adalah diri kita itu sendiri.

Istri Bijaksana

Ada seorang pria, tidak lolos ujian masuk universitas, orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita.

Setelah menikah, ia mengajar di sekolah dasar. Karena tidak punya pengalaman, maka belum satu minggu mengajar sudah dikeluarkan.

Setelah pulang ke rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: “Banyak ilmu di dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada orang yang tidak bisa menuangkannya. Tidak perlu bersedih karena hal ini. mungkin ada pekerjaan yang lebih cocok untukmu sedang menantimu.”

Kemudian, ia pergi bekerja keluar, juga dipecat oleh bosnya, karena gerakannya yang lambat.

Saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan-kaki setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, dan kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?

Kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun, semuanya gagal di tengah jalan.

Namun, setiap kali ia pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.

Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.

Kemudian, ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya ia bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.

Ia sudah menjadi bos yang memiliki harta kekayaan berlimpah.

Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, bahwa ketika dirinya sendiri saja sudah merasakan masa depan yang suram, mengapa engkau tetap begitu percaya kepada ku?

Ternyata jawaban sang istri sangat polos dan sederhana.

Sang istri menjawab: sebidang tanah, tidak cocok untuk menanam gandum, bisa dicoba menanam kacang, jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, bisa ditanam buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam pasti bisa berbunga. karena sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya.

Hidup Bukan Di Tentukan Oleh Mengapa atau Bagaimana Bisa Terjatuh

Pelajaran dari seorang bayi…

Perhatikanlah bayi yang baru belajar jalan.
Saat di bantu pertama kali berdiri,
dia bahkan tidak sanggup melakukannya.

Kaki-kakinya yg mungil itu belum terbiasa menopang bobot tubuhnya.

Berkali-kali dia jatuh lagi dan berulang kali dibantu…

Tetapi apa yg terjadi?

dia tetap BANGKIT lagi dan lagi,

Akhirnya dapat berdiri sendiri tanpa bantuan…

dia jatuh karena tidak kuat melangkah,

Pertama-tama menangis,

Lalu diam dan coba berdiri lagi dan berjalan lagi.

Apakah dia menyerah?

Jika bayi bayi ini mudah menyerah,
apa yang terjadi?

Pasti tak ada manusia yang dapat berjalan…

KETANGGUHAN dan PANTANG MENYERAH adalah bakat alami setiap manusia, bahkan sejak bayi..!!

Sadari bahwa kita sesungguhnya memiliki BAKAT…

Seorang bayi tidak perlu motivator untuk dapat berdiri dan berjalan,

Seorang bayi tidak pernah patah semangat ataupun menyerah dan menyalahkan NASIB…

Belajarlah dari bayi,
Sebab HIDUP BUKAN DI TENTUKAN OLEH MENGAPA atau BAGAIMANA BISA TERJATUH,

Tapi DI TENTUKAN SEBERAPA KUAT BANGKIT KEMBALI SAAT KITA TERJATUH !!!

Kisah Umar dan Amir

Suatu hari, 2 anak muda, Amir dan Umar menaiki bukit “Permen Loly Pop”. Sepanjang pendakian ada banyak sekali  permen berbagai rasa.

Amir dengan cepat dan terburu-buru mengambili permen sebanyak mungkin dan memasukannya dalam tas sampai penuh.
Sampai di puncak bukit Amir berjumpa dengan seorang kakek.

Kakek itu  bertanya kepada Amir,
“Hai anak muda, kamu kelihatan lelah & terburu-buru, ada apa?

Amir menjawab, “Saya kumpulkan permen yang banyak kakek.”

Kakek tersebut bertanya lagi,
“Apakah kamu sudah merasakan permen itu?

Amir menjawab, “belum kek. Mana sempet? Saya terburu-buru.” Sambil ngos-ngosan nafasnya.

Tak lama kemudian anak 1 lagi muncul bernama Umar. Ia santai tidak nampak lelah.

Kakek tersebut bertanya kepada Umar, “Apa yg kamu alami? Kamu nampak senang dan segar.”

Umar menjawab;
“Pemandangan indah sekali dr tadi. Sambil menikmati perjalanan saya menikmati lezatnya permen permen yang banyak kek. Semuanya mempesona saat permen2 ini menemani perjalananku.”

Umar dan Amir adalah cerminan manusia dalam menjalani hidup ini.

“AMIR”
Simbol org yg menganggap hidup sebagai beban. Mengejar dan mengejar. Bahkan semua dia dapat, tetapi sayang, ia tidak menikmati dan mensyukuri apa yg ia dapat. Semuanya kering dan tidak bermakna.

“UMAR”
Simbol orang yang bisa menikmati apa arti “Perjalanan Hidup”. Perjuangan hanya berarti bila orang bisa mensyukuri, memuji kebesaran Ilahi. Umar menikmati apa itu hidup.

Siapakah saya dan anda? Kita ini hidup seperti Amir yg hanya mengejar ambisi tapi semuanya kering karena tidak mampu menikmati dan mensyukuri, atau seperti umar yg serius tapi rileks, menikmati apa yg ada dan mensyukurinya dengan pujian?

What to Do Between Birth and Death

Masa lalu tidak dapat kita ubah.  Itu sebabnya waktu begitu amat bernilai.
Renungkanlah, di umur kita saat ini, apa saja yang sudah kita perbuat dan hasilkan?

Charles Spezzano dalam buku
‘What to Do Between Birth and Death’ menuliskan bahwa sebenarnya orang tidak membayar barang dan jasa dengan uang mereka, tetapi mereka membayarnya dengan waktu.

Jika Anda berkata pada diri sendiri, dalam lima tahun, saya akan memiliki cukup uang untuk membeli rumah itu, sebenarnya Anda sedang mengatakan
bahwa harga rumah itu adalah sebanyak lima tahun, yaitu seperdua belas usia dewasa Anda.
Ungkapan menghabiskan
waktu bukanlah kiasan. Itulah cara kehidupan berputar.

Bagi seseorang di industri tertentu, waktu 1 atau 5 menit saja bisa sangat berarti. Sudah banyak pebisnis yang kehilangan proyek karena terlambat
datang ke sebuah pertemuan bisnis akibat pesawat yang  tertunda keberangkatannya.

Jadi daripada Anda memikirkan apa yang dapat Anda lakukan dengan ukuran uang, pikirkan dalam ukuran waktu.

Memandang pekerjaan Anda dari sudut pandang ini dapat mengubah cara Anda dalam mengatur waktu.

Dan anda akan menghargai setiap detik waktu anda dgn melakukan yg terbaik yg anda bisa…!!

Jangan sia-siakan waktu yg ada, sebab semuanya tidak akan dapat diraih kembali.

Kehidupan Kita Ibarat Sebuah Telur

Setiap orang menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik, sehingga kita berusaha merubah sikap, kebiasaan, gaya hidup, cara kerja hingga penampilan kita. Namun seringkali perubahan itu tidak terjadi karena berbagai alasan: lingkungan sekitar tidak kondusif, bergaul dengan orang orang yang salah, banyak pesaing, masalah yang semakin menumpuk dll. Pertanyaannya, yakinkah kita jika hal hal di atas tidak terjadi maka perubahan pasti SUDAH terjadi dalam diri kita?

Jim Kwik, penulis dan pembicara asal Amerika berkata, “Ketika telur dipecahkan dari luar, maka kehidupan (di dalamnya) berakhir. Namun ketika telur itu dipecahkan dari dalam, maka kehidupan itu dimulai.”

Apakah maksudnya?
Kehidupan kita pun ibarat sebuah telur. Perubahan hidup yang akan membawa “kehidupan” atau kebaikan itu juga harus diawali dari dalam diri kita sendiri, bukan oleh faktor luar..!

Yg terpenting adalah perubahan dari dalam hati, bukan hanya penyesalan yang tampak dari luar.
Untuk mengalami perubahan yang radikal, diperlukan “kesadaran” dari diri sendiri, barulah kita bisa benar2 berubah!

Kondisi ekonomi yang baik memang bisa menjadi salah satu faktor yang mendorong kemajuan bisnis Anda, tapi tidak semua usaha pasti maju saat kondisi ekonomi baik. Sebaliknya, ketika Indonesia dilanda krisis moneter di akhir 1990-an, saat itu juga mulai berdiri perusahaan perusahaan yang kini menjadi perusahaan besar. Yang paling menentukan apabila Anda ingin bisnis Anda maju, posisi Anda naik level, kondisi keuangan Anda semakin baik dll, itu semua tergantung faktor dari dalam diri Anda, sebab perubahan harus dimulai dari dalam diri Anda sendiri!

Dibalik Kisah Erma Bornbeck

Nama Erma Bornbeck sangat populer di Amerika. Lebih dari 30 thn Erma menulis kolom humor di sebuah majalah terkenal, ia menerbitkkan 15 buku laris, muncul secara berkala di acara TV “Good Morning America”, masuk cover majalah Time, menerima gelar kehormatan yg tak terhitung banyaknya, serta diakui sebagai salah satu dari dua puluh lima wanita paling berpengaruh di Amerika. Prestasi yg luar biasa !!!

Banyak yg terpukau dengan kesuksesannya, tetapi lupa dengan proses yang harus Erma jalani hingga mencapai semua kesuksesan itu. Sesungguhnya, Erma mengalami banyak masalah besar yg sangat serius. Erma terkena kanker payudara dan mengalami gagal ginjal. Dalam pekerjaan, Erma mengalami kegagalan yg tidak terhitung lagi jumlahnya. Album komedinya hanya terjual dua buah saat launching. Yang datang hanya dua orang, satu orang menanyakan arah ke toilet, dan seorang lagi bertanya berapa harga meja yg sedang dipakainya. Film komedi situasi yg dibintanginya tidak laku.

Karena semua proses itu, Erma menjadi pribadi yg ulet, tekun dan tetap maju, sehingga dia dapat menggapai semua kesuksesan.

Orang sukses adalah bukanlah orang yang tidak pernah gagal, tapi orang yang sekalipun pernah gagal namun tidak pernah menganggap dirinya sebagai orang gagal.

Jika hari ini kita terpuruk dalam kegagalan, bukan berarti bahwa kita ditakdirkan untuk selamanya gagal. Kegagalan hanya sebuah proses dalam meraih kesuksesan.
Kegagalan bukanlah akhir dari segala-galanya, karena itu jangan pernah berhenti dan menyerah kalah di saat Anda mengalami kegagalan.

Beda Pemenang dan Pecundang:
Mereka sama-sama pernah jatuh; sang Pecundang larut dalam keterpurukannya, sedangkan sang Pemenang berani bangkit kembali dan melanjutkan kehidupan.

Facebook Like Box